Selasa, 21 Desember 2010

Sistem Peredaran Darah Manusia

SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA

1.      JANTUNG
Jantung merupakan suatu organ otot berongga yang terletak di pusat dada. Bagian kanan dan kiri jantung masing-masing memiliki ruang sebelah atas (atrium) yang mengumpulkan darah dan ruang sebelah bawah (ventrikel) yang mengeluarkan darah. Agar darah hanya mengalir dalam satu arah, maka ventrikel memiliki satu katup pada jalan masuk dan satu katup pada jalan keluar. Fungsi utama jantung adalah menyediakan oksigen ke seluruh tubuh dan membersihkan tubuh dari hasil metabolisme (karbondioksida). Jantung melaksanakan fungsi tersebut dengan mengumpulkan darah yang kekurangan oksigen dari seluruh tubuh dan memompanya ke dalam paru-paru, dimana darah akan mengambil oksigen dan membuang karbondioksida. Jantung kemudian mengumpulkan darah yang kaya oksigen dari paru-paru dan memompanya ke jaringan di seluruh tubuh.

Jantung terdiri atas empat ruang, yaitu : Serambi kiri, serambi kanan, bilik kiri, dan bilik kanan.Dinding jantung bagian bilik memiliki otot yang lebih tebal dibandingkan dengan dinding jantung bagian serambi.Hal ini disebbabkan kerja bilik jantung lebih berat, yaitu memompa darah keseluruh tubuh.


Ada tiga tahap kerja jantung, yaitu sebagai berikut:
·        Tahap pertama          ; serambi jantung mengembang, darah masuk ke serambi.
·        Tahap kedua             ; serambi menguncup dan darah dari serambi masuk ke dalam bilik.
·        Tahap ketiga              ; bilik menguncup dan darah keluar dari bilik jantung.

Fungsi jantung pada saat berdenyut, setiap ruang jantung mengendur dan terisi darah (disebut diastol), selanjutnya jantung berkontraksi dan memompa darah keluar dari ruang jantung (disebut sistol). Kedua atrium mengendur dan berkontraksi secara bersamaan, dan kedua ventrikel juga mengendur dan berkontraksi secara bersamaan.
Darah yang kehabisan oksigen dan mengandung banyak karbondioksida dari seluruh tubuh mengalir melalui 2 vena berbesar (vena kava) menuju ke dalam atrium kanan. Setelah atrium kanan terisi darah, dia akan mendorong darah ke dalam ventrikel kanan.

Peredaran Darah Jantung
Darah dari ventrikel kanan akan dipompa melalui katup pulmoner ke dalam arteri pulmonalis, menuju ke paru-paru. Darah akan mengalir melalui pembuluh yang sangat kecil (kapiler) yang mengelilingi kantong udara di paru-paru, menyerap oksigen dan melepaskan karbondioksida yang selanjutnya dihembuskan.
Darah yang kaya akan oksigen mengalir di dalam vena pulmonalis menuju ke atrium kiri. Peredaran darah diantara bagian kanan jantung, paru-paru dan atrium kiri disebut sirkulasi pulmoner.
Darah dalam atrium kiri akan didorong ke dalam ventrikel kiri, yang selanjutnya akan memompa darah yang kaya akan oksigen ini melewati katup aorta masuk ke dalam aorta (arteri terbesar dalam tubuh). Darah kaya oksigen ini disediakan untuk seluruh tubuh, kecuali paru-paru.

2.      PEMBULUH DARAH
v    Pembuluh nadi (Arteri) adalah pembuluh darah yang membawa darah dari jantung dan menanggung tekanan darah yang paling tinggi. Letaknya agak dalam; tersenbunyi dari permukaan tubuh.Dinding pembuluh nadi kuat dan elastis. Kelenturannya membantu mempertahankan tekanan darah diantara denyut jantung. Arteri yang lebih kecil dan arteriola memiliki dinding berotot yang menyesuaikan diameternya untuk meningkatkan atau menurunkan aliran darah ke daerah tertentu. Denyutnya terasa,misalnya dipergelangan tangan/leher,dan mempunyai satu didekat jantung.Katup berfungsi menjaga agar darah tidak mengslir kembali ke jantung.


v    Pembuluh balik (Vena) adalah pembuluh darah yang membawa darah menuju jantung Letaknya dekat permukaan kulit dan tampak kebiri-biruan. Denyut pembuluh balik tidak terasa.  Pembuluh ini  memiliki dinding yang tipis dan tidak elastis, tetapi biasanya diameternya lebih besar daripada arteri, sehingga vena mengangkut darah dalam volume yang sama tetapi dengan kecepatan yang lebih rendah dan tidak terlalu dibawah tekanan. Pembuluh balik mempunyai katup disepanjang penbuluh nya. Katup ini berfungsi agar aliran darah di pembuluh darah balik.

 Pembuluh balik terdiri atas pembuluh balik tubuh dan pembuluh balik paru-paru.
a)     Pembuluh balik tubuh
pembuluh ini kaya dengan  gas karbon dioksida dan miskin oksigen.Darah dari seluruh pembuluh balik yang berada di tubuh bagian atas, yaitu dari kepala dan kedua tangan, akan berkumpul menjadi satu di pembuluh balik besar atas (vena cava superior). Darah dari pembuluh balik yang berada di seluruh tubuh bagian bawah, yaitu dari badan dan kedua kaki, akan berkumpul menjadi satu di pembuluh balik besar bawah (vena cava inferior).
b)     Pembuluh balik paru-paru
Pembuluh balik paru-paru atas pembuluh balik paru-paru kiri dan kanan. Pembuluh balik paru-paru kiri mengangkut darah dari paru-paru kiri. Pembuluh balik paru-paru kanan mengangkut darah dari paru-paru kanan. Keduanya bersatu menuju jantung bagian serambi kiri. Pembuluh balik paru-paru ini mengangkut darah yang kaya dengan oksigen.
v    Saluran limfe, struktur pembuluh limfe  yang hampir sama dengan pembuluh darah tepi memiliki lebih banyak katup sehingga pembuluh limfe terlihat seperti rangkaian merjan.Saluran limfe mengumpulkan, menyaring, dan menyalurkan kembali cairan limfe ke dalam darah yang keluar melalui dinding kapiler halus untuk membersihkan jaringan. Saluran limfe sebagai jaringan halus yang terdapat di dalam berbagai organ terutama dijumpai dalam vili usus.

Peredaran darah
·        Peredaran darah kecil
Pembuluh darah pada peredaran darah kecil, terdiri atas: Arteri pulmonalis dan Vena pulmonalis. Peredaran darah kecil, darah dari jantung ventrikel destra à valvula semilunaris à arteri pulmonalis à paru-paru kiri dan kanan à vena pulmonalis.



·        Peredaran darah besar
Pembuluh darah pada peredaran darah besar, terdiri atas: Aorta. Peredaran darah besar, darah dari jantung bagian ventrikel sinistra à valvula semilunaris aorta à aorta à arteri à arteriole à kapiler arteri à kapiler vena à venolus à vena kava à atrium dekstra.



3.      GETAH BENING ( LIMFA)
Getah bening merupakan bagian dari sistem transportasi pada manusia. Limfa merupakan sebuah organ yang terletak di sebelah kiri abdomen didaerah hipogastrium kiri bawah iga ke-9; -10; dan -11, limfa berdekatan pada fudus dan permukaan luarnya menyentuh diafragma. Limfa menerima darah dari arteri lienalis dan keluar dari vena lienalis pada vena porta. Darah dari limfa tidak langsung menuju jantung tetapi terlebih dulu ke hati. Pembuluh darah masuk dan keluar melalui hilus yang berada di permukaan dalam. Pembuluh darah itu memperdarahi pulpa sehingga darah bercampur dengan unsur limfa.
Getah bening (limfa) berfungsi sebagai gudang darah seperti hati, sebagai pabrik-pabrik sel darah, sebagai tempat penghancuran eritrosit, dan menghasilkan zat antibodi.


Sistem peredaran limfa terdiri atas cairan limfa, pembuluh limfa, dan kelenjar limfa.
a)     Cairan Limfa (Getah Bening)
Cairan limfa (getah bening) adalah plasma darah yang keluar dari pembuluh kapiler darah kemudian masuk ke dalam ujung pembuluh limfa yang terbuka. Cairan limfa berwarna kekuningan dan berisi sel darah putih yang berfungsi mematikan kuman penyakit yang masuk ke dalam tubuh manusia.
b)     Pembuluh Limfa dan Kelenjar Limfa
Pembuluh limfa terletak di sela-sela otot. Pembuluh ini bermula dari pembuluh yang besar kemudian bercabang-cabang menjadi cabang yang halus. Melalui cabang-cabang ujug pembuluh yang terbuka cairan jaringan tubuh masuk ke dalam pembuluh limfa.
Pembuluh limfa di bedakan atas dua macam, yaitu: pembuluh limfa kanan dan pembuluh limfa dada.
            Kelenjar limfa berstruktur rongga-rongga kecil seperti spons. Cairan limfa yang masuk ke dalam kelenjar akan di saring atau dibersihkan dari bakteri dan benda lainnya. Kelenjar limfa mengandung banyak sel darah putih. Sel-sel inilah yang menghancurkan bakteri dan benda-benda asing lainnya. Fungsi kelenjar limfa untuk mencegah terjadinya infeksi lebih lanjut. Kelenjar limfa terdapat pada pangkal paha, ketiak, dan leher.


5


4.      DARAH
Darah merupakan suatu jaringan tubuh yang terdapat pada pembuluh darah yang warnanya merah yang terdiri atas dua bagian.Warna merah itu keadaannya tidak tetap tergantung pada banyaknya O2 dan CO2 didalamnya. Darah yang banyak mengandung CO2 warnanya merah tua.
Adanya O2 dalam darah diambil dengan jalan bernafas,dan zat ini sangat berguna pada peristiwa pembakaran/ metabolisme dalam tubuh.Pada tubuh yang sehat atau orang dewasa terdapat darah sebanyaknya kira-kira 1/13 dari berat badan atau kira-kira 4 sampai 5 liter. Keadaan jumlah tersebut pada tiap-tiap orang tidak sama, tergantung pada umur, pekerjaan, keadaan jantung atau pembuluh darah.
Tentang viskositas/kekentalan dari pada darah lebih kental dari pada air, yaitu: mempunyai BJ 1,041-1,067 dengan temperatur 38o C dan Ph 7,37-7,45.
Fungsi darah yaitu:
·        Sebagai alat pengangkut
·        Sebagai pertahanan tubuh terhadap serangan bibit penyakit dan racun yang akan membinasakan tubuh dengan perantaraan leukosit, antibody/ zat antiracun
·        Menyebarkan panas ke seluruh tubuh.
Bagian-bagian darah:
o       Air              :  91%
o       Protein      :  3% (albumin, globulin, protombin, dan fibrinogen).
o       Mineral     : 0.9% (natrium klorida, natrium bikarbonat, garam fosfat, magnesium, kalsium, dan zat besi).
o       Bahan organik     :  0.1% (glukosa, lemak, asam urat, kreatinin, kolesterol, dan asam amino).
Darah terdiri dari dua bagian yaitu:
a.      Sel-sel darah,ada 3 macam yaitu:
Ø     Eritrosit (sel darah merah)
Bentuk seperti cakram/bikonkaf dan tidak mempunyai inti, ukuran diameter kira-kira 0.007 mm, tidak dapat bergerak. Banyaknya kira-kira 5 juta dalam mm3 , warna kuning kemerah-merahan. Fungsinya, mengikat O2 dari paru-paru untuk di edarkan ke seluruh jaringan tubuh dan mengikat CO2 dari jaringan tubuh untuk dikeluarkan melalui paru-paru.





Ø     Leukosit (sel darah putih)
Bentuk dapat berubah-ubah dan dapat bergerak dengan perantara kaki palsu (pseudopodia), mempunyai bermacam-macam inti sel sehingga ia dapat dibedakan menurut inti selnya, wananya bening (tidak berwarna), banyaknya dalam 1 mm3 darah kira-kira 6000-9000. Fungsinya sebagai serdadu tubuh yaitu membunuh dan memakan bibit penyakit/bakteri yang masuk ke dalam jaringan sistem retikuloendotel, tempat pembiakannya di dalam limpa dan kelenjar limfe; Sebagai pengangkut yaitu mengangkut atau membawa zat lemak dari dinding usus melalui limpa ke pembuluh darah.
Ø     Trombosit (sel pembeku darah)
Merupakan benda-benda kecil yang mati yang bentuk dan ukurannya bermacam-macam, ada yang bulat ada yang lonjong, warnanya putih, normal pada orang dewasa 200.000-300.000 per mm3 . Fungsinya memegang peran penting dalam pembekuan darah. Trombosit lebih dari 300.000 di sebut trombositosis, kurang dari 300.000 di sebut trombositopenia.
b.     Plasma darah
Bagian cairan yang membentuk sekitar 5% dari berat badan merupakan media sirkulasi elemen-elemen darah yang membentuk sel darah merah, sel darah putih, sel pembeku darah juga sebagai media transportasi bahan organic dan anorganik dari suatu organ/jaringan. Hampir 90% plasma darah terdiri dari air, di samping itu terdapat pula zat-zat lain yang terlarut didalamnya (misalnya zat makanan, antibody, dll).



















7

Kesimpulan:

1.      Sistem peredaran terdiri atas jantung, pembuluh darah, dan Getah Bening(limfa).
2.      Jantung,merupakan organ pemompa yang besar yang memelihara peredaran melalui seluruh tubuh.
3.      Peredaran darah jantung: Vena kava superior & inferior, mengalirkan darah à antrium dekstra yang datang dari seluruh tubuh. Arteri pulmonalis, membawa darah dari ventrikel dekstra à paru-paru (pulmo). Vena pulmonalis, membawa darah dari paru-paru àatrium sinistra. Aorta, membawa darah dari fentrikel à seluruh tubuh.
4.      Pembuluh darah terdiri dari pembuluh darah arteri, vena, dan limfe.
5.      Pembuluh vena terdiri atas pembuluh balik tubuh dan paru-paru.
6.      Peredaran darah terbagi menjadi dua: peredaran darah kecil dan peredaran darah besar.
7.      Peredaran darah kecil,darah dari jantung ventrikel dekstra à valvula semilunaris à arteri pulmonalis à paru-paru kiri dan kanan à vena pulmonalis.
8.      Peredaran darah besar, darah dari jantung bagian ventrikel sinistra à valvula semilunaris aorta à aorta à arteri àarteriole à kapiler arteri à kapiler vena à venolus à vena kava à atrium dektra.
9.      Getah bening (limfa) menerima darah dari arteri lienalis dan keluar melalui vena lienalis pada vena porta.
10. Darah merupakan cairan dalam tubuh yang berwarna merah, terdiri dari plasma darah, eritrosit, leukosit, dan trombosit.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar